Pengalaman Membesarkan Anak

dsc_6528.jpg

Proses pendidikan anak berlangsung dari bayi sampai dewasa. Di dalam islam, proses pendidikan anak berlangsung bahkan sebelum anak dilahirkan. Untuk menghasilkan generasi mukmin laki laki dan perempuan, calon ibu dan bapak harus bersiap siap sejak dini, tepatnya sebelum menikah. Persiapan yang paling penting adalah proses mendekatkan diri pada Tuhan, berdoa dan memperbaiki diri agar layak mendapatkan anak soleh dan solehah.

Nabi Ibrahim tak pernah lupa berdoa pada Tuhan agar dikaruniai anak yang soleh. Lahirlah Nabi Ismail dan Nabi Ishaq. Begitu juga Bapak Syaikh Abdulqadir Djaelani, sejak kecil sudah berdoa agar dikaruniai anak yang soleh.

Persiapan panjang ini terus dilakukan sampai masa pernikahan dan masa kehamilan. Di masa kehamilan, banyak hal yang harus dilakukan agar anak mudah dididik menjadi anak soleh dan solehah. (lihat buku Panduan Wanita Solehah di kawansejati.ee.itb.ac.id)

nurul-peci.jpg

Jika kita sudah terlanjur menikah dan mempunyai anak, jangan kuatir, karena Islam telah memberikan panduan panduan untuk mendidik anak dari lahir hingga dewasa. Di bawah ini ada sedikit sharing tentang apa apa yang mungkin akan dihadapi ketika anak berusia 0 sampai 6 tahun berdasarkan apa yang saya alami, juga diambil dari berbagai sumber khususnya dari buku panduan wanita solehah.

Usia 0 sampai 1 tahun

n.jpg

Kelahiran, menyusui, mengganti popok, bangun malam, dan bermain.

Masa masa rawan adalah masa selepas melahirkan. Dibutuhkan persiapan lahir batin untuk orangtua ketika si kecil hadir. Pada masa itu sang ibu baru saja melewati keletihan akibat melahirkan. Kehadiran bayi membutuhkan banyak perhatian dan tenaga seperti menemani bayi, menyusui, menggendong, menina bobokkan bayi, belum lagi jika sang bayi bangun malam. Orang tua juga perlu bersiap siap menyambut para tamu yang turut bergembira menyambut kehadiran sang bayi. Ini berarti menyiapkan ruang tamu lengkap dengan hidangannya, juga tak lupa mendekorasi ruangan bayi sehingga nyaman untuk para tamu yang ingin melihat bayi. Disamping itu dibutuhkan waktu ekstra untuk mengurus pakaian kotor dari sang ibu dan bayi sendiri. Jumlah popok yang harus dicuci jika bayi tidak menggunakan diapers kemasan, cukup banyak.

Saran saran

Pada masa ini sang ibu perlu menyiapkan diri. Ada ibu baru yang mendapatkan bantuan dari orang tua dan keluarga, kawan atau juga pembantu. Adapula yang menghadapinya hanya berdua dengan suami, mungkin pula ada yang menghadapinya sendiri. Jangan takut jika kita tidak mendapatkan bantuan dari orang lain, Allah selalu ada di dekat kita. Itu sebabnya sang ibu perlu bersiap siap khususnya secara rohani untuk selalu berdoa dan bergantung kepada Allah agar apapun yang terjadi dimudahkan olehNya. Semoga apa yang dilakukan oleh ibu yang baru melahirkan ini menjadi ibadah dan mendapatkan keredhoan Tuhan.

Sang ibu juga perlu menjaga stamina agar mampu melewati hari hari pertama bersama bayi. Khususnya 40 hari atau sampai nifas, kondisi tubuh perlu dijaga. Tubuh tidak boleh terlalu lelah dan belum boleh bergerak terlalu lincah atau melakkan gerakan gerakan yang menggunakan bagian tubuh dari pinggang sampai ke lutut. Beberapa orang merasa nyaman dengan menggunakan gurita atau stagen karena dapat membatasi gerakan, menyangga bagian perut dan menghangatkan perut.

Manfaatkan waktu sebaik baiknya. Gunakan waktu untuk beristirahat, waktu tidur kecuali di waktu waktu ashar, menjelang maghrib dan sesudah subuh. Jika mampu, biasakan bayi untuk minum denagn jadwal tertentu. Lihat reaksi dari sang bayi. Jadwal minum susu yang teratur sejak bayi akan memudahkan ibu untuk melakukan kegiatan lain. Jangan menyusui lebih dari 30 menit agar bayi selalu mendapat ASI yang baik.

Jaga jenis makanan dan pola makan. Biasakan makan makanan yang kaya gizi dan vitamin seperti ikan, kacang kacangan, sayur mayur, dll. . Terdapat beberapa bayi yang alergi denagn makanan tertentu sehingga perhatikan reaksi bayi ketika ibu makan telur atau ikan laut. Kurangi konsumsi cabe dan santan untuk menghindari mencret pada bayi. Ada baiknya ibu makan lalap kunyit dan bawang mentah. Kunyit untuk perut bayi agar tidak mudah mencret, bawang untuk menjaga agar bayi tidak mudah kembung.

Bayi itu makhluk yang sensitif.

umuatika.jpg

Walaupun ia terlihat seperti makhluk yang tidak berdaya, sesungguhnya bayi adalah makhluk yang sanagt sensitif . Ia sudah mampu belajar dan dididik. Didikan pertama dilakukan melalui pandangan, sentuhan, bisikan, suara, cahaya, dll. Pandangan mata, sentuhan tubuh, tegur sapa dan canda sangat berpengaruh pada bayi. Bayi yang mendapat reaksi positif terlihat lebih tenang. Usahakan agar selalu memberi respon terhadap apa yang dia lakukan, apalagi jika terlihat tidak nyaman dan terdengar tangisan. Ibu juga perlu menjaga hati agar tidak gelisah atau terburu buru dalam menghadapi bayi. Perlakuan kasar dan terburu buru misalnya ketika mengganti popok, memandikan, dll mungkin berpengaruh pada bayi.

Hal hal yang mungkin membuat bayi tidak nyaman adalah buang air besar atau kecil, mengantuk, ingin menyusu, basah berkeringat, gatal, kedinginan, lembab, baju terlalu ketat, jika masih rewel perlu diperhatikan mungkin ada keluhan di tubuhnya seperti penyakit kulit, perut, dll.

Biasakan bayi mendengar kata kata yang baik, doa doa dan ayat ayat Al Quran. Sebaiknya temani bayi menjelang waktu watu maghrib dan sesudah subuh.

-Bersambung-

One Comment to “Pengalaman Membesarkan Anak”

  1. Salam Ziarah. Thx krn byk info yg saya dpt dari sini. 1 blog yg juga jumpa cara x sengaja yg mengajar anak dari bayi hingga bayi boleh membaca quran umur 2tahun dan menghafal 25 surah umur 3 tahun. http://www.darwishndarwisya.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: