Kebutuhan Setiap Anak

Anak anak belajar dengan bermain, mencoba hal hal yang baru, meniru sesuatu yang baru, dll. Dari banyaknya ilmu ilmu yang ada sekarang ini kita perlu memilih milih mana yang lebih penting dan mana yang tidak terlalu penting sehingga anak anak tidak membuang buang waktunya sia sia

k-n.jpg

Hal hal yang wajib dipelajari untuk setiap muslim dan muslimah adalah ilmu ilmu tauhid, syariat dan tasawuf. Sebaiknya anak anak dipersiapkan sejak dini untuk mempelajari ilmu ilmu ini sehingga jika mereka telah akil baligh kelak mereka sudah siap dengan ilmu dan pola hidup orang islam. Akil baligh adalah batas awal anak anak mulai dicatat amalannya oleh malaikat. Jika berbuat baik mendapat pahala dan jika berbuat buruk akan mendapat dosa. Jika anak telah memiliki ilmu dan cara hidup islam, Insya Allah mereka tidak akan terlalu sulit menjalani tahap ini.

n-y.jpg

Di zaman Rasulullah, banyak anak anak yang telah dibiasakan dengan pola didik islam dan memberikan banyak kebaikan pada umat, contohnya: Sayidina Ali bin Abi Thalib, khalifah ke 4, Usamah bin Zayd, panglima perang di usia 20 tahun, Sayidatina Siti Aisyah, istri Nabi, Perawi hadits, dll. Tokoh tokoh ini banyak memberi sumbangan bagi kemajuan umat islam, mereka selamat di dunia dan selamat di akhirat.

Tentu saja ilmu ilmu ini semua belum cukup, ilmu ilmu lain perlu dipelajari mengikuti kemampuan dan minat anak. Ada anak yang menonjol di bidang pengetahuan (Kuat akal) ada yang menonjol di bidang seni (kuat rasa), ada yang tertarik di bidang bidang yang lain seperti olah raga, perdagangan, dll. Potensi potensi yang dimiliki tiap anak perlu dikembangkan dengan cara cara yang baik sesuai dengan perkembangan usia anak. Misalnya dengan cara bermain, jalan jalan, atau ketika melakukan kegiatan sehari hari. Setiap anak memiliki ‘cara belajar’ yang berbeda, sehingga pendidik perlu mengenal dan memahami karakter setiap anak anak.

Dengan mempelajari berbagai macam ilmu ini diharapkan anak anak dapat berkembang sesuai dengan kelebihan kelebihan yang dimilikinya. Semoga dengan cara ini ia dapat mengenal dan menyadari kebesaran Tuhan dalam setiap detik kehidupannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: