April 28, 2011

Toilet Training

Toilet training adalah salah satu masa sulit yang harus dilewati pada anak. Belum ada patokan yang jelas untuk mendidik anak agar mau buang air ke kamar mandi dan melepaskan popoknya dengan sukarela. Ada yang melakukannya pada usia 2 tahun, 3 tahun, dll. Jika anak dan ibu sudah siap, toilet training perlu segera dilakukan. Ini adalah salah satu pendidikan yang penting, mengajarkan pada anak tentang kebersihan dan kesehatan. Beberapa tips agar anak lebih mudah menjalani toilet training:
1. Doa dan kesabaran ibu agar diberikan fisik dan mental yang kuat dalam menghadapi tingkah laku anak yang ajaib di masa ini.
2. Suasana yang tenang , tidak emosional agar anak tidak stress dalam melakukan toilet training
3. Kesiapan anak dalam menghadapi toilet training. Umumnya anak perempuan memiliki kemampuan untuk belajar toilet training lebih cepat secara fisik dibandingkan anak laki laki. Anak yang suka denagn kebersihan lebih mudah. (Didikan tentang kebersihan sebaiknya dilakukan sejak lahir misalnya denagn mengganti popok anak yang sudah basah secepatnya, menjaga kebersihan dan kebaikan makan minum anak, disiplin waktu mandi, dll).
4. Disiplinkan jadwal ke kamar mandi pada anak per beberapa jam sekali… tapi jangan terlalu ketat agar anak tidak stress. Atur juga pola makan dan minum anak serta jadwal makan minum anak. Kemungkinan anak untuk buang air llebih besar ketika sudah makan, minum, mau tidur ataupun bangun tidur.
5. Amati tingkah laku anak, anak yang ingin ke kamar mandi biasanya menunjukkan tingkah laku yang khas seperti memegang celana, berjalan ke dekat kamar mandi, diam tiba tiba, dll.
6. Beri reward pada anak yang berhasil buang air di kamar mandi
7. Selalu latih verbal anak agar dia terbiasa memberi tahu jika ingin buang air.
8. jangan pernah panik, ini akan menambah stress pada anak
9. Selalu siapkan alat alat pembersih di dalam ruangan agar segala kotoran yang dikeluarkan pada anak cepat dibersihkan dan tidak menyebar ke dalam rumah.
10. Periksa kondisi lahiriah anak, ada anak yang memang memiliki kesuliatan untuk mengendalikan kandung kemihnya. Lakukan pijat sederhana, pilihlah makanan yang sehat, dll.

April 28, 2011

Menghindari Tantrum pada Toddler

Usia 2 tahun memang banyak cerita… dibutuhkan energi tambahan bagi seorang pengasuh untuk membesarkan anak di usia 2 tahun….Tantrum dan tingkah laku tidak terkendali adalah hal yang sering dijumpai pada anak usia 2 tahun dan itu termasuk normal menurut psikologi perkembangan anak…. Jika sudah terjadi hadapi saja… yang penting jaga agar suasana tetap nyaman aman dan terkendali….pengasuh tidak boleh terpengaruh oleh suasana seperti ini dan terbawa emosi karena hal itu akan berpengaruh pada perkembangan emosi anak. Lebih nyaman lagi jika tantrum dapat dihindari sebelum terjadi….
Mungkin tips di bawah ini dapat digunakan untuk menghindari tantrum:
1. Periksa kebutuhan dasar anak seperti makan minum, istirahat dan bermain. Jika kebutuhan ini belum cukup anak bisa menjadi usil atau mudah marah.
2. Hindari suasana yang dapat memancing keributan seperti kakak yang sedang bad mood, mainan yang terlalu sulit untuk dimainkan, suasana yang kurang nyaman bagi anak, suasana asing, dll.
3. Periksa seluruh rumah, lindungi anak dari benda benda berbahaya, sembunyikan atau pisahkan anak dari benda benda menarik tapi berbahaya untuknya seperti obat obatan, kosmetik, benda tajam, benda elektronik, dll.
4. jaga agar suasana rumah tetap nyaman, penuhi rumah denagn kegiatan bermanfaat, pilihlah hiburan yang tepat dan menenangkan hati seperti memilih nasyid yang mendekatkan diri pada Tuhan, membaca Alquran, tahlil, dll.
5. jaga kebersihan dan kerapihan rumah agar selalu ada malaikat yang mendoakan di dalam rumah.

April 20, 2011

Cerita Anak: Belajar tentang rasa

Sambil makan sambil belajar….

Ibu: “Garam rasanya…..”

Anak 2 tahun: “Asiin”….

Ibu: “Gula rasanya….”

Anak : “enaaaak….”……

April 19, 2011

Allah Maha Menghidupkan

Cerita zaman dulu setelah belajar tentang Asma’ul Husna….

Kakak, kemana sandal adik yang berwarna hijau?” tanya ibu… “Dia gak mau pake lagi bu…soalnya sandal itu kan ada gambar dinosaurusnya… dia takut dinosaurusnya hidup lagi… kan Allah Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan segala sesuatu….”….hmmmm

April 13, 2011

Orang Tua Dan Pendidik Pada Anak Memiliki Peran Yang Besar Dalam Pendidikan

Sesuai dengan Sabda Rasulullah SAW:

Terjemahannya : Manusia dilahirkan dalam keadaan suci bersih seperti kain putih. Ibu bapanyalah yang menjadikan Yahudi, Nasrani dan Majusi.

Orangtua memiliki peran yang cukup besar dalam mendidik anak karena mereka berfungsi memberi panduan dan bekal pada anak anaknya.Bekal terbaik yang dapat diberikan pada anak bukan kekayaan ataupun kedudukan. Tidak perlu berkecil hati jika kita sebagai orang tua tidak dapat memberikan harta dan kedudukan yang tinggi pada anak. Berikanlah bekal iman dan taqwa pada anak agar anak selalu mendapat bimbingan dan petunjuk dari Allah.

Kita tidak perlu takut jika anak tidak mendapatkan pendidikan tinggi dia tidak akan mendapatkan penghidupan yang baik ketika dewasa. Banyak orang yang hanya mendapatkan pendidikan sekolah rendah tapi berhasil dalam usahanya, ada juga yang sebaliknya.

April 13, 2011

Pendidikan mulai memetik hasil setelah anak akil baligh

Akil baligh bukan berarti proses pendidikan selesai karena proses ini berlangsung sampa ke liang lahat. Pada usia ini diharapkan anak dapat mandiri dan mulai dapat membantu perjuangan ummat. Anak dapat magang pada pekerjaan sesuai minatnya, belajar wira usaha, dan menambah ilmu yang bersifat praktis maupun akademis. Pada usia ini diharapkan anak telah menguasai ilmu ilmu agama dan ilmu dasar lain yang berhubungan denagn kehidupan serta dapat mengembangkan ilmunya dengan mengamalkannya.

April 13, 2011

Pendidikan disesuaikan dengan minat dan bakat anak

Banyak orang yang bekerja di bidang yang tidak ada hubungannya denagn pendidikan formal yang telah dia dapatkan. Dari segi waktu dan biaya ini mungkin suatu hal yang mubazir yang dapat dihindari jika minat dan bakat anak dapat diketahui dan dikembangkan sejak dini.

Pendidik dan orang tua harus cermat dan memperhatikan betul betul perkembangan anak agar dapat mengetahui kemana minat dan bakat anak, tidak lupa pendidik harus meminta petunjuk dari Allah agar dapat menngambil keputusan yang tepat. Tidak boleh ada kepentingan pribadi baik dari pihak pendidik maupun orang tua dalam menentukan minat dan bakat. Ada anak yang langsung menemukan minatnya, ada pula yang perlu dipancing dan diarahkan.

April 13, 2011

Ilmu-Ilmu Dasar Yang Perlu Dipelajari Setiap Anak

Ilmu yang wajib adalah ilmu fardhu ain, setelah itu ilmu fardhu kifayah, ada juga ilmu yang sifatnya mubah. (Mubah dapat menjadi ibadah jika sesuai denagn 5 syarat ibadah). Ada juga ilmu yang haram untuk dipelajari seperti ilmu yang tidak bermanfaat bahkan lebih banyak memberi keburukan dibanding kebaikan contohnya: ilmu sihir, ilmu nujum, dll.

Ilmu fardhu ain adalah Ilmu Aqidah, Syariat dan Tasawuf. Aqidah contohnya tentang sifat-sifat Allah, Syariat misalnya tentang shalat, tasawuf misalnya tentang adab dan akhlaq. Ilmu fardhu kifayah adalah ilmu yang perlu diketahui dalam sebuah masyarakat, yang cukup diwakilkan pada beberapa orang saja. Contohnya ilmu fiqih, ilmu yang berhubungan dengan kehidupan seperti kesehatan, ekonomi, pertanian, pengairan, dll.

Ilmu fardhu ain sifatnya wajib sementara ilmu-ilmu lain tidak bersifat wajib. Namun mengingat orang yang berilmu memiliki banyak keutamaan dan banyak memberikan manfaat bagi ummat, tidak ada salahnya jika ilmu-ilmu yang bersifat fardhu kifayah dan mubah juga diberikan pada anak. Sesuai dengan 2 peran manusia di muka bumi ini yaitu sebagai hamba Allah dan sebagai khalifah di muka bumi. Jangan sampai potensi anak yang telah diamanahkan pada kita menjadi sia-sia.

Kita memiliki waktu kurang lebih 9 sampai 15 tahun untuk memberikan bekal pada anak agar menjadi generasi yang tangguh dan mampu berjuang untuk kebaikan ummat. Beberapa ilmu yang mungkin dapat dipelajari selain ilmu fardhu ain antara lain ilmu tentang kehidupan, seperti ilmu kesehatan, olah raga seperti berkuda, berenang, memanah, kebersihan, kerapihan, pertanian, pertukangan, teknologi tepat guna, ilmu tentang P3K, memasak, menjahit, mendidik anak, bahasa, berhitung, ilmu alam terapan, seni Islam, dakwah Islam, SAR, dll. Semoga dengan bekal ilmu-ilmu tersebut anak-anak dapat langsung berperan dalam pembangunan ummat ketika mereka dewasa.

Anak-anak dengan kemampuan dan energi lebih dapat diarahkan kepada ilmu-ilmu yang bersifat mubah namun bermanfaat bagi ummat seperti ilmu dirgantara, komputer, elektro, bangunan, dll.

April 13, 2011

Pendidikan dapat dimulai sebelum anak dilahirkan

Sumber daya manusia yang baik akan dapat dididik dengan baik dan mudah. Agar proses pendidikan dapat dilakukan dengan mudah tanpa gangguan yang berarti, sumber daya harus dipersiapkan sebaik baiknya. Terdapat beberapa hal yang dapat diusahakan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas antara lain:

  • Anak lebih mudah dididik jika dilahirkan dari orang tua yang soleh solehah atau minimal yang berusaha untuk menjadi soleh dan solehah.
  • Perasaan ibu yang sedang mengandung berpengaruh pada pribadi bayi yang dilahirkan . Secara tidak langsung ketika mengandung pun seorang ibu sedang mendidik anaknya.
  • Proses kelahiran yang terjaga dan sesuai syariat, penyambutan bayi dalam suasana Islam, bayi yang dijaga pendengaran dan penglihatan, penjagaan makanan halal, bayi yang dibesarkan dalam lingkungan Islami, tentu akan lebih mudah dididik secara Islam.
  • Semangat mencari ilmu harus terus dipupuk sampai ke liang lahat untuk kemajuan ummat.
April 13, 2011

Gunakan Pendekatan Taqwa dalam Menuntut Ilmu

Jalan mendapatkan ilmu yang paling baik dan selamat adalah dengan jalan taqwa. Ilmu yang didapat denagn menggunakan pendekatan taqwa adalah ilmu yang diberikan oleh Allah dengan berkat dan rahmatNya. Ilmu ini akan memberikan banyak manfaat bagi kemajuan ummat.

Ada berbagai cara dan syarat untuk mendapatkan taqwa (lihat http://kawansejati.ee.itb.ac.id/kesadaran-islam/abuya-ashaari-muhammad-at-tamimi

http://kawansejati.ee.itb.ac.id/islam-hadhari/ms-03-taqwa-adalah-asas.html). Taqwa adalah satu amalan yang tidak dibatasi pada ibadah wajib saja, tapi dapat dilakukan pada hal sunnat dan yang mubah. Usaha taqwa dapat dilakukan pada apa saja yang kita lakukan dalam kehidupan sehari hari.

Jadi usaha untuk mendapatkan ilmu bukan dilakukan pada saat kita belajar atau membaca buku saja, ilmu yang baik dan berkat akan kita peroleh jika kita selalu berusaha mengamalkan Islam, mengingat Tuhan dalam setiap kegiatan kita.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.